Langsung ke konten utama

Postingan

Dagelan Menjelang Transisi Kepemimpinan BEM

Kabinet Persatuan Pembangunan tak lama lagi akan menyelesaikan masa jabatan mereka dan diganti dengan kepengurusan BEM yang baru. Untuk itu, struktur kepanitiaan Lembaga Pemilihan Umum Mahasiswa atau LPUM resmi diumumkan pada tanggal 28 Oktober lalu. Meskipun begitu, pendaftaran calon Ketua BEM untuk periode 2018-2019 telah dibuka lima hari sebelumnya.



Masih memakai formula yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tertulis secara jelas pada poin ketiga syarat umum bahwa mahasiswa yang bisa mencalonkan diri sebagai bakal calon Ketua BEM harus memenuhi syarat sebagai mahasiswa tingkat tiga atau mahasiswa yang sedang menjalani studi semester lima.
Persyaratan tersebut agaknya cukup diskriminatif karena secara tidak langsung calon ketua BEM hanya eksklusif untuk mahasiswa tingkat tiga saja. Padahal tidak menutup kemungkinan masih ada banyak kandidat yang jauh lebih potensial dari angkatan lainnya namun tersandung regulasi tersebut.
Menjelang transisi estafet kepengurusan, drama pencaria…
Postingan terbaru

Kompetisi IAEA Mencari Gagasan Pemuda tentang Komunikasi Darurat Nuklir dan Radiologi

IAEA mengumpulkan ide-ide baru dari para mahasiswa dan para profesional tentang cara mengkoneksikan keadaan darurat nuklir dan radiologi. Pengajuan ide untuk kompetisi ini terbuka hingga 15 Juni mendatang.
Poin pertanyaan berikut adalah inti dari Kompetisi Komunikator Inovatif Muda IAEA :
Bagaimana komunikasi dapat mendukung respon darurat nuklir atau radiologi dengan cara yang inovatif dan efisien?BBagaimanaseharusnya komunikasi dibentuk untuk mencegah kepanikan, meminimalkan rumor, dan menjaga kepercayaan publik?
Para peserta boleh berasal dari kalangan mahasiswa dan profesional muda berusia 18-25 tahun dipersilakan untuk mengajukan ide-ide inovatif yang menjawab tantangan dalam komunikasi darurat nuklir dan radiologi.

Setiap pengajuan ide harus menyertakan deskripsi konsep (maksimum 1000 kata) dan informasi tentang data diri peserta yang telah disediakan dalam bentuk file PDF.
Pedoman resmi dan formulir pengiriman bisa dilihat pada link berikut.
Kompetisi final akan diadakan pada t…

Atap Asrama STTN BATAN Rusak Diterjang Angin Kencang

Sekitar pukul 15.01 WIB hujan deras mengguyur wilayah Babarsari, Yogyakarta. Hujan deras yang disertai angin kencang tersebut juga sempat menerjang area kampus STTN BATAN, salah satunya gedung Asrama Mahasiswa STTN BATAN.
Tampaknya sebagian atap gedung asrama tersebut tidak kuat menahan kerasnya terpaan angin kencang hingga akhirnya terlepas dan terbang dibawa angin. Dilaporkan sebagian potongan material atap yang terbawa angin tersebut mendarat di pinggir jalan Babarsari arah Seturan, Sleman, Yogyakarta.

Selain itu, ada juga beberapa kerusakan lainnya di area kampus akibat peristiwa tersebut.




Sampai tulisan ini diturunkan, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak kampus perihal rusaknya atap gedung Asrama Mahasiswa STTN BATAN yang baru dibangun dengan dana miliaran rupiah tersebut. (Newton)

Resmi Ditutup, OPTK 2018 Banjir Apresiasi

Penyerahan Piala Juara Umum OPTK 2018 oleh Ketua STTN kepada Kontingen IPDN. (oleh Andre)

OPTK 2018 resmi ditutup pada Minggu malam (13/5), diselenggarakan di Gedung Auditorium STTN-BATAN yang dihadiri Ketua STTN-BATAN beserta beberapa perwakilan kampus, perwakilan DPP FMKI, serta utusan dari masing-masing perguruan tinggi kedinasan yang mengikuti OPTK 2018. Dalam sambutannya, Edy Giri Rachman Putra selaku pimpinan tertinggi di kampus penyelenggara mengungkapkan bahwa kesuksesan salah satu event Forum Mahasiswa Kedinasan Indonesia ini tidak semata-mata karena kerja keras panitia penyelenggara, namun juga berkat kerjasama yang baik bersama dengan seluruh peserta, atlet, serta official dari perguruan tinggi peserta. Seperti diketahui, event kali ini lebih semarak dibanding tahun lalu dengan dihadirinya lebih dari 2000 atlet yang berasal dari 23 perguruan tinggi kedinasan.
Selain hal tersebut, beliau juga mengungkapkan bahwa OPTK tidak hanya sebagai ajang olah raga, tetapi juga olah rasa. …

Hasil Lengkap Futsal OPTK 2018: Total Cetak 16 Gol, Hendriko Kiwak Bawa IPDN Raih Emas

Kiper STPN, sesaat setelah kebobolan gol ke-15 IPDN di babak semifinal (oleh Andre)

Pertandingan perempat final hingga final cabang olahraga futsal OPTK 2018 digelar Minggu (13/5) di Star Futsal, Jalan Kaliurang KM 9,5. Pertandingan tuan rumah menjamu STT Tekstil menjadi laga pembuka. STTN-BATAN yang sama sekali belum bermain di futsal harus bertemu lawan kuat. Hasil akhir 6-3 untuk kemenangan STT Tekstil. Hattrick yang dicetak Wisnu Adhy tak mampu menyelamatkan tim futsal dari salah satu kampus di jalan babarsari ini.Lawan STT Tekstil di semifinal adalah STP Jakarta yang sebelumnya mengalahkan Poltek ATK Yogyakarta dengan setengah lusin berbalas sebiji gol. Dikeluarkannya Dinda Fikri karena mendapat kartu kuning kedua pada menit 21 menambah penderitaan Poltek ATK. Laga lain di babak perempat final adalah STPN melawan STMKG. Unggul 3-2 di babak pertama, STPN berhasil mempertahankan keunggulannya dan melaju ke semifinal dengan skor akhir 5-4.Pertandingan terakhir di quarter final adalah…

Melawan Gravitasi demi Pertahankan Gelar Prestasi

Siti Nur Arifah, mahasiswi Teknokimia Nuklir ini mampu membuktikan bahwa prestasi emasnya pada OPTK tahun lalu bisa kembali terulang pada gelaran tahun ini. Tentu saja hasil ini bukan semata-mata tanpa persiapan, karena dara 21 tahun tersebut mengaku butuh sekitar empat bulan latihan untuk bisa tampil prima pada laga tadi siang (13/5).
Meski sempat tertinggal satu peringkat di bawah Halimah pada provisional result nomor speed classic putri, mahasiswi yang akrab disapa Arifah tersebut mampu mempecundangi kontingen IPDN tersebut pada babak final dengan total selisih waktu 3,99 detik.


Mahasiswi semester enam ini mengaku telah menjadi bagian dari kontingen STTN BATAN untuk cabang olahraga wall climbing sejak gelaran OPTK tahun 2016 silam. Ia mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinan gelanggang tahun depan di Bogor akan menjadi tebing terakhir yang akan ia jajal untuk merampungkan ambisinya meraih hattrick sekaligus mengharumkan nama STTN BATAN.

Sementara itu pada nomor speed classic …

Provisional Result Tak Sesuai, Para Atlet Minta Revisi Ulang

Provisional Result untuk cabang olahraga panjat tebing kategori speed klasik diumumkan siang hari ini (13/5). Berdasarkan hasil yang diumumkan, perwakilan dari STTN BATAN masing-masing memperoleh posisi ketiga.
Untuk kategori speed klasik putra,  Muhammad Fadli Jamil membukukan waktu 28"89 detik dengan rincian 14"25 detik untuk pemanjatan jalur I dan 14"64 detik untuk pemanjatan jalur II. Dengan hasil ini, Fadli berhasil membawa STTN BATAN ke babak final.
Sementara itu, pada kategori speed klasik putri, Siti Nur Arifah mampu menyelesaikan jalur I dalam waktu 67"23 detik sementara jalur II ditempuh dalam waktu 24"90 detik. Dengan total perolehan waktu 1"32"13 menit, mahasiswi Teknokimia Nuklir ini juga lolos ke babak final, terpaut 2"73 detik dari Halimah (IPDN) yang berada di posisi kedua.


Namun hasil provisional ini menuai protes dari para atlet putri. Pasalnya penghitungan waktu pemanjatan jalur I versi juri tidak sesuai dengan penghitungan v…